Selanjutnya, kedua kelompok membawa senjata masing-masing dalam tawuran tersebut. Polisi menemukan ada beberapa anak yang membawa senjata tajam saat tawuran itu.
"Dua anak diduga menggunakan celurit hingga mengenai bagian pinggang belakang dan tangan korban. Peran pihak lain berbeda-beda, mulai dari membawa senjata tajam dan ikut dalam tawuran hingga merekam kejadian serta menyimpan celurit setelahnya," ucapnya.
Akibat tawuran itu, satu orang korban mengalami luka imbas sabetan senjata tajam. Korban kemudian dirawat di rumah sakit.
"Korban yang mengalami luka adalah M (18) ia mengalami luka pada pinggang kiri dan bokong, kemudian mendapat perawatan di RSUD Kota Bekasi," ucapnya.