"Para penumpang yang terdampak penerbangannya telah diberikan update situasi dan edukasi baik oleh pihak customer service bandara maupun maskapai serta diberikan pilihan untuk mengajukan refund maupun reschedule atas penerbangan terdampak," beber Aidhil.

Aidhil mengimbau kepada calon penumpang agar tidak hanya mengandalkan jadwal penerbangan sebelumnya. Penumpang juga diminta mengecek status penerbangan secara berkala melalui kanal resmi maskapai masing-masing.

Hingga saat ini, kata Aidhil, operasional di BIZAM masih berjalan normal, meski jadwal penerbangan tetap berpotensi berubah mengikuti perkembangan kondisi abu vulkanik dan operasional bandara tujuan.

"Informasi terbaru juga dapat diperoleh dengan menghubungi contact center Angkasa Pura Indonesia di nomor 172," tegasnya.