NADIKABAR.COM — Setidaknya 81 pesawat militer Amerika Serikat (AS) telah hilang atau mengalami kerusakan selama perang melawan Iran dilancarkan sejak akhir Februari lalu.

Informasi tersebut, seperti dilansir Al Arabiya, Rabu (7/10/2026), disampaikan dalam laporan terbaru Congressional Research Service (CRS) yang dirilis pada 5 Oktober waktu setempat.

Laporan tersebut menyebutkan bahwa jumlah itu mencakup pesawat militer jenis fixed-wing, helikopter militer, dan sistem tanpa awak atau drone.

Diperingatkan oleh CRS dalam laporannya bahwa angka tersebut dapat berubah karena faktor klasifikasi, operasi tempur yang masih berlangsung, dan atrisi atau penyusutan jumlah akibat penggunaan operasional. Sedangkan beberapa pesawat yang rusak mungkin sudah kembali beroperasi.