NADIKABAR.COM — Sebanyak 846 personel gabungan dikerahkan untuk mengawal keamanan jalannya pertandingan BRI Super League antara Arema FC melawan Bali United yang diselenggarakan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu pukul 15.30 WIB.

Kepala Kepolisian Resor (Polres) Malang AKBP Rulian Syauri dalam keterangan resmi yang diterima di Kabupaten Malang, mengatakan petugas gabungan tersebut berasal dari berbagai unsur, yakni Polda Jawa Timur, kepolisian setempat, TNI, Brimob, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, dan tim pengamanan internal dari panitia pelaksana pertandingan.

"Sebanyak 846 personel gabungan disiagakan untuk melaksanakan kegiatan pengamanan pertandingan Arema FC melawan Bali United," kata Rulian.

Dia menjelaskan sistem pelaksanaan pengamanan laga kedua kesebelasan itu dilaksanakan secara terpadu dan petugas tidak hanya fokus di dalam kawasan Stadion Kanjuruhan, tetapi sampai ke pintu masuk dan jalur yang dilalui suporter.

"Pola yang diterapkan guna mencegah potensi terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), memudahkan pengaturan pergerakan suporter, serta memastikan kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi pertandingan," ujarnya.

Kemudian, kata dia, setiap petugas yang dikerahkan sudah diminta menjalankan tugas dengan mengedepankan pendekatan humanis dan bersikap profesional.

Para petugas juga ditekankan selalu berkoordinasi dengan panitia pelaksanaan untuk menghalau munculnya kerawanan selama hingga selesai pertandingan.

"Pengamanan ini bukan hanya soal menjaga situasi tetap kondusif, tetapi memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat," ucap dia.

Rulian pun mengimbau suporter yang hadir menyaksikan pertandingan tersebut supaya terlibat menjaga ketertiban dengan mengikuti arahan petugas.

Dia berharap seluruh suporter dapat menunjukkan dukungan kepada tim dengan menjunjung tinggi sportivitas.

"Mari jaga sportivitas, jangan mudah terprovokasi, dan bersama-sama menciptakan pertandingan yang aman serta kondusif," kata dia.