Antiek mengatakan Dinsos Surabaya masih melacak dan mencari keluarga dari satu ART belum dipulangkan. Sebab, berdasarkan asesmen KTP, yang bersangkutan tinggal di Tuban, namun saat berkoordinasi dengan Dinsos Tuban orang itu sudah tidak tinggal di sana selama 2 tahun.

"Pasti kita akan lacak. Hasil koordinasi dari pemerintah desa setempat, itu 2 tahun pindah bersama dengan saudaranya. Dicarikan alamat dan kontak saudaranya yang di Surabaya atau di mana, nanti akan dihubungi ke kita. Jadi nanti kita sementara kalau belum ya di kita dulu, sampai kita ketemu keluarganya untuk dikembalikan," jelasnya.

Sedangkan 9 orang yang sudah dipulangkan, satu di antaranya dijemput oleh keluarganya dari Kendal, Jawa Tengah. Kemudian 5 orang diantarkan Dinsos Surabaya ke Malang, Blitar, Kediri, dan 2 orang ke Lumajang.