NADIKABAR.COM — Kemunculan serangga kecil berwarna putih di sofa dapat membuat penghuni rumah merasa terganggu. Terlebih, sofa merupakan furnitur yang sering digunakan untuk duduk, bersantai, bahkan tidur. Jika tidak segera dikenali, keberadaan serangga tersebut berpotensi menyebar ke bagian rumah lainnya.

Istilah kutu kasur putih sering digunakan untuk menyebut serangga kecil berwarna pucat yang ditemukan di kasur atau sofa. Namun, tidak semua hewan kecil berwarna putih merupakan kutu kasur. Serangga tersebut bisa berupa nimfa kutu kasur yang baru menetas, telur kutu kasur, tungau, atau serangga kecil lainnya.

Kutu kasur atau bed bug umumnya berwarna cokelat kemerahan ketika dewasa. Nimfanya dapat terlihat pucat atau hampir transparan sebelum mengisap darah. Karena itu, mengenali bentuk dan tanda keberadaannya penting sebelum menentukan cara pembasmian.

Penyebab kutu kasur putih muncul di sofa

Ada beberapa faktor yang memungkinkan kutu kasur atau bed bug ditemukan di sofa. Serangga ini tidak muncul secara spontan, melainkan biasanya terbawa dari tempat lain atau berpindah melalui barang yang sudah terinfestasi.

1. Terbawa melalui pakaian dan barang bawaan

Kutu kasur dapat menempel pada pakaian, tas, koper, sepatu, atau barang pribadi lainnya. Serangga tersebut kemudian terbawa masuk ke rumah dan mencari tempat persembunyian yang dekat dengan manusia.

Kondisi ini dapat terjadi setelah seseorang bepergian dan menginap di tempat yang memiliki infestasi kutu kasur. Barang bawaan yang diletakkan di sofa juga berpotensi menjadi jalur perpindahan serangga.

Sofa bekas, kursi, kasur, atau furnitur berlapis kain yang tidak diperiksa dengan baik dapat membawa kutu kasur maupun telurnya.

Serangga ini mampu bersembunyi di lipatan kain, jahitan, celah kayu, dan bagian bawah furnitur. Karena ukurannya kecil, keberadaannya terkadang tidak terlihat ketika barang pertama kali dibawa ke rumah.

3. Berpindah dari kasur atau ruangan lain

Kutu kasur tidak hanya hidup di tempat tidur. Serangga ini juga dapat bersembunyi di sofa, kursi, karpet, dan celah furnitur lain yang sering digunakan manusia.

Jika terdapat infestasi di kamar tidur, kutu kasur berpotensi berpindah ke ruang keluarga melalui barang, pakaian, atau perpindahan langsung antarfurnitur.

4. Terdapat tempat persembunyian yang sulit dijangkau

Sofa memiliki banyak bagian yang dapat menjadi tempat persembunyian kutu kasur, seperti jahitan, lipatan kain, sela bantalan, bagian bawah sofa, dan celah rangka.

Area tersebut jarang dibersihkan secara menyeluruh sehingga dapat menjadi lokasi serangga bersembunyi dan berkembang biak.

Perlu diketahui, keberadaan kutu kasur tidak selalu menunjukkan rumah yang kotor. Serangga ini dapat ditemukan di berbagai tempat, termasuk rumah yang terawat dan bersih.

Cara mengenali kutu kasur putih di sofa

Sebelum membasmi serangga, penting untuk memastikan bahwa hewan kecil yang ditemukan benar-benar kutu kasur. Ada beberapa ciri yang dapat diperhatikan.

- Nimfa kutu kasur: Berukuran sangat kecil, berbentuk oval, dan berwarna putih kekuningan atau hampir transparan sebelum mengisap darah. Setelah makan, tubuhnya dapat terlihat kemerahan.

- Telur kutu kasur: Berbentuk oval, berwarna putih mutiara, dan berukuran sekitar 1 milimeter. Telur biasanya menempel pada permukaan atau celah tempat persembunyian.

- Kutu kasur dewasa: Berukuran sekitar 5–7 milimeter, berbentuk oval pipih, dan umumnya berwarna cokelat kemerahan.