Tumpukan pakaian, kardus, bantal, dan barang lain di sekitar sofa dapat menyediakan lebih banyak tempat persembunyian bagi kutu kasur.
Rapikan area ruang keluarga dan simpan barang yang tidak digunakan di dalam wadah tertutup. Pakaian atau kain yang diduga terpapar sebaiknya dipisahkan dari barang bersih sebelum dicuci atau ditangani.
7. Gunakan pembasmi serangga secara hati-hati
Penggunaan insektisida dapat menjadi salah satu bagian dari penanganan kutu kasur. Namun, tidak semua produk pembasmi serangga efektif untuk jenis hama ini.
Pilih produk yang labelnya secara jelas mencantumkan penggunaannya untuk kutu kasur dan pastikan aman digunakan pada jenis permukaan yang ditangani. Ikuti petunjuk penggunaan, termasuk aturan ventilasi dan waktu sebelum area boleh digunakan kembali.
Hindari menyemprotkan insektisida secara sembarangan pada sofa, terutama bagian yang sering bersentuhan dengan kulit. Jangan menggunakan bensin, minyak tanah, atau alkohol sebagai pembasmi karena berisiko menyebabkan keracunan dan kebakaran.
EPA juga memperingatkan bahwa penggunaan bug bomb atau fogger tidak boleh menjadi satu-satunya metode pembasmian karena semprotan belum tentu menjangkau celah tempat kutu kasur bersembunyi.
8. Periksa dan bersihkan furnitur di sekitarnya
Jangan hanya berfokus pada sofa yang terlihat terdapat serangga. Periksa kasur, kursi, meja, karpet, dan furnitur lain di ruangan yang sama.
Jika ditemukan tanda infestasi di beberapa tempat, kemungkinan kutu kasur sudah menyebar. Penanganan perlu dilakukan secara bersamaan agar serangga tidak berpindah kembali ke sofa yang telah dibersihkan.
9. Gunakan jasa pembasmi hama profesional
Jika kutu kasur terus muncul meskipun sudah dibersihkan, pertimbangkan menggunakan jasa pengendalian hama profesional.
Petugas dapat membantu memastikan jenis serangga, menemukan lokasi persembunyian, dan menentukan metode penanganan yang sesuai dengan kondisi furnitur serta tingkat infestasi.
Pembasmian kutu kasur terkadang membutuhkan beberapa kali penanganan karena telur yang tersisa dapat menetas setelah pembersihan pertama. Oleh sebab itu, pemeriksaan lanjutan tetap diperlukan.
Apakah kutu kasur berbahaya bagi kesehatan?
Kutu kasur mengisap darah manusia dan dapat menyebabkan bentol, kemerahan, serta rasa gatal pada kulit. Reaksi setiap orang berbeda. Ada yang mengalami rasa gatal cukup kuat, sedangkan sebagian lainnya tidak menunjukkan reaksi kulit sama sekali.
Bekas gigitan kutu kasur juga tidak selalu mudah dibedakan dari gigitan serangga lain. Karena itu, keberadaan bentol pada kulit saja tidak cukup untuk memastikan seseorang mengalami infestasi kutu kasur.
Menggaruk bekas gigitan secara berlebihan dapat melukai kulit dan meningkatkan risiko infeksi sekunder. Jika muncul pembengkakan berat, reaksi alergi, atau tanda infeksi, sebaiknya konsultasikan dengan tenaga medis.
Kutu kasur putih yang ditemukan di sofa dapat berupa nimfa muda atau telur kutu kasur. Serangga ini bisa masuk ke rumah melalui pakaian, koper, furnitur bekas, maupun barang yang terkontaminasi.
Untuk membasminya, periksa seluruh bagian sofa, gunakan vacuum cleaner, manfaatkan uap panas jika bahan memungkinkan, serta bersihkan area di sekitarnya. Jika infestasi sulit dikendalikan, penanganan profesional dapat menjadi pilihan.
Hal terpenting adalah memastikan jenis serangga sebelum menggunakan produk pembasmi. Dengan identifikasi dan penanganan yang tepat, risiko penyebaran kutu kasur ke bagian rumah lainnya dapat dikurangi.