"Dalam kegiatan ini kami menemukan 9 pelajar yang seharusnya mengikuti kegiatan belajar di sekolah, namun berada di warung kopi saat jam sekolah," kata Novianto kepada wartawan, Kamis (20/8/2026).

Sembilan pelajar itu diketahui berasal dari sejumlah sekolah di Sidoarjo dan Surabaya. Mereka tim redaksi lain siswa SMK 2 Buduran, SMA Antartika Sidoarjo, SMK Antartika 2 Sidoarjo, serta SMA Muhammadiyah 10 Surabaya. Petugas mendata para pelajar yang terjaring untuk diberi pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya.

"Para siswa kami data dan berikan pembinaan. Kami juga mengingatkan mereka agar tidak mengulangi tindakan bolos sekolah karena pada jam tersebut seharusnya mereka berada di sekolah mengikuti pembelajaran," ujarnya.