Penutupan tersebut akan disampaikan secara resmi melalui surat edaran. Pemerintah lebih dulu memberikan informasi kepada masyarakat sebagai pemberitahuan awal.
Di sisi lain, Kemenhut masih membuka secara terbatas sejumlah kawasan konservasi. Kawasan yang dibuka terbatas itu meliputi Taman Nasional Gunung Rinjani, Taman Nasional Gunung Merbabu, Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Hyang atau Argopuro, serta Taman Nasional Gunung Halimun Salak.
Raja Juli menjelaskan kebakaran di taman nasional ikut memengaruhi penanganan karhutla di enam provinsi yang menjadi wilayah prioritas. Pasalnya, sejumlah helikopter water bombing yang seharusnya fokus di enam provinsi tersebut harus dialihkan untuk memadamkan api di taman nasional.
"Beberapa helikopter (water bombing) yang harusnya diprioritaskan di enam provinsi yang mengalami karhutla, namun karena ada kebakaran di taman nasional membuat heli ini juga di-deploy ke taman nasional untuk melakukan pemadaman," ungkapnya.
Menurut Raja Juli, keputusan menutup sementara taman nasional bukan untuk membatasi masyarakat menikmati kawasan konservasi. Faktor keselamatan pengunjung dan kebutuhan untuk mengendalikan karhutla menjadi pertimbangan utama.