Kepada finalis Abang, Rano menanyakan strategi membuat Jakarta semakin maju sekaligus membuka kesempatan bagi anak mudanya. Pierre menjawab bahwa ekonomi kreatif adalah kuncinya, dan ia meyakini makin banyak anak muda Ibu Kota yang dapat terlibat aktif di sektor ini.
Sementara kepada finalis None, Rano menanyakan strategi menjaga identitas Jakarta sebagai kota global. Menjawab hal tersebut, Citra menekankan pentingnya melestarikan budaya demi menjaga sejarah bangsa.
Hingga akhirnya, saat yang ditunggu-tunggu tiba. Selempang dan gelar resmi disematkan kepada Pierre dan Citraβsebuah amanat yang membawa misi tak seringan kelihatannya.
Selain mereka, posisi Wakil I Abang None Jakarta 2026 diraih oleh Muhammad Hamiz Ghani (Jakarta Barat) dan Nadya Ramadhita (Kepulauan Seribu). Sementara itu, gelar Wakil II diraih oleh Muhammad Zaeralsyah (Kepulauan Seribu) dan Thana Mutia (Jakarta Timur). Adapun gelar Juara Favorit Abang None 2026 jatuh kepada Muhammad Figo Zulvan (Jakarta Barat) dan Azzahra Nureyna (Jakarta Utara).
"Di balik selempang dan gelar, ada nama Jakarta yang melekat, ada citra kota yang harus dijaga, dan ada nilai-nilai budaya yang harus terus dirawat," demikian pesan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, pada malam final Abang None 2026.