NADIKABAR.COM — Perenang para Abdil Majid Rahman mempersembahkan medali emas kesembilan untuk Indonesia setelah memenangkan final 100 meter gaya dada putra klasifikasi SB7 Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 di Nagoya City General Gymnasium, Nagoya, Jepang, Kamis.
Abdil Majid mencatat waktu 1 menit 20,26 detik untuk menempati posisi pertama, mengungguli perenang China Zhang Yilong yang meraih medali perak dengan 1 menit 21,98 detik.
Sedangkan perenang Malaysia Shahafiq bin Abdullah menempati posisi ketiga untuk meraih medali perunggu setelah membukukan waktu 1 menit 36,41 detik.
Perenang Kazakhstan Saulet Rakhmanberdi berada di urutan keempat dengan 1 menit 36,71 detik, diikuti Van Dao Ho dari Vietnam dengan 1 menit 40,92 detik.
Perenang Filipina Edwin Villanueva menempati posisi keenam setelah menyelesaikan perlombaan dengan catatan waktu 1 menit 46,98 detik.
Hasil tersebut menempatkan Abdil Majid sebagai perenang terbaik pada nomor 100 meter gaya dada putra SB7, sekaligus menambah koleksi emas Indonesia menjadi sembilan.
Delapan emas lain dipersembahkan atlet para renang Maulana Rifky Yavianda sebanyak dua emas dari nomor 100 meter gaya bebas putra S12 dan 100 meter gaya punggung putra S12.
Kemudian atlet para atletik I Kadek Dwi Purwana Yasa meraih emas nomor lempar cakram F57 putra dan Karisma Evi Tiarani pada nomor 100 meter putri T63, dan atlet para balap sepeda Muhammad Fadli Imammuddin meraih emas individual pursuit 4000 meter putra C4.
Selain itu, tiga emas dari cabang boccia yang diraih Handayani dari nomor individu putri BC1, Gischa Zayana dari nomor individu putri BC2, dan Felix Ardi Yudha dari nomor individu putra BC2.