NADIKABAR.COM — Atlet para angkat berat Indonesia Abdul Hadi menyampaikan permintaan maaf atas kegagalan merebut medali pada ajang Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026.
"Saya mohon maaf (kepada semua masyarakat Indonesia yang mendukung saya karena) saya belum bisa memberikan yang terbaik," kata Abdul Hadi ketika ditemui seusai pertandingan di Nagoya City Trade and Industry Center, Nagoya, Jepang, Senin.
Dalam pertandingan perebutan gelar juara itu, Hadi yang turun di kelas 49kg putra gagal dalam tiga percobaan masing-masing pada angkatan 173 kg, 176 kg, dan 176 kg.
Atlet berusia 32 tahun itu menjelaskan bahwa kegagalan pada percobaan pertama akibat kehabisan waktu. Kemudian, pada percobaan kedua, ia mengalami masalah di bagian bahu.
"Saya kepeleset jadi bahu tidak kuat untuk mengangkat, sudah tidak bisa mengunci lagi. Lalu (percobaan) yang ketiga itu sudah habis dorongan jadi tidak bisa angkat sama sekali," katanya.
Hadi menjelaskan bahwa dirinya datang ke turnamen dalam kondisi fisik yang tidak sepenuhnya bagus karena mengalami sakit demam beberapa hari sebelum berangkat ke Jepang.
Ketika sudah berada di Nagoya, Hadi mengatakan harus menjalani sesi latihan persiapan terakhir dalam kondisi tubuh yang belum pulih sepenuhnya.
Terlepas dari kendala yang dihadapi, Hadi mengaku merasa sangat kecewa dengan hasil tersebut. Itu merupakan kegagalan kedua kalinya di pesta multi cabang olahraga disabilitas terbesar Asia.
"Sudah dua kali Asian Para Games ini saya gagal, padahal sudah banyak koreksi dilakukan," katanya.
Hadi menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Indonesia atas kegagalan tersebut serta menyampaikan terima kasih atas semua dukungan yang diberikan kepadanya.
"Apapun yang terjadi namanya olahraga ya ada kalah dan menang ya, ini lah semuanya," katanya.
Hadi menambahkan bahwa setelah kegagalan itu, ia akan memikirkan kembali langkah berikutnya, termasuk apakah akan kembali berlatih untuk kompetisi-kompetisi ke depan.