Hingga kini, polisi masih memburu para pelaku penyiksaan tersebut. Namun, Alrasyidin mengatakan pihaknya juga tetap memprioritaskan kondisi para korban.

"Kita terintegrasi, Kepolisian Negara Republik Indonesia terintegrasi. Kita komunikasi langsung kepada Polres Kepulauan Aru. Langsung mereka merespons cepat, mereka juga komunikasi dengan KKP untuk sementara mengamankan kapal penangkap cumi ini," katanya.

"Yang jelas prioritas kita pertama biiznillah atas pertolongan Allah SWT, mudah-mudahan kita bisa menyelamatkan korban ini dulu. Nyawa, jiwa, kesehatan mental dan fisiknya bisa kita selamatkan," tambahnya.

Lebih lanjut, dia menegaskan pihaknya akan mengusut tuntas kasus ini.