"Perbanyak buah dan sayuran yang berwarna-warni, seperti jeruk, kiwi, jambu biji, pepaya, tomat, paprika, brokoli, sampai sayuran hijau yang mengandung vitamin C, karotenoid, dan berbagai antioksidan," kata dr Raissa.

Kemudian, tambahkan juga makanan yang mengandung banyak vitamin E. Contohnya, almond, kacang-kacangan, biji-bijian, dan alpukat.

"Vitamin E merupakan antioksidan yang banyak diteliti kaitannya terhadap stres oksidatif," kata dr Raissa.

Tak hanya buah-buahan, sayuran, hingga kacang-kacangan, konsumsi juga sumber omega-3, contohnya ikan berlemak seperti salmon, sarden, dan makarel. Ikan-ikan tersebut merupakan sumber EPA dan DHA yang memiliki efek antiinflamasi.

dr Raissa juga mengingatkan agar kebutuhan cairan selalu terpenuhi. Pastikan minum cukup air untuk menjaga hidrasi tubuh dan mukosa.