Hera yang tinggal di kawasan Babakan Gumelar, Kelurahan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi ini menceritakan, lantai teras hingga tangga rumahnya dipenuhi partikel debu halus berwarna hitam pekat. Ia bahkan sempat mengabadikan kondisi telapak kakinya yang menghitam melalui rekaman video sebagai bukti.

"Kena kaki itu kesat, pokoknya kotor sampai mehong (hitam). Padahal malamnya sudah dipel. Ada videonya tadi buat buktiin di telapak kaki sama tangga. Tetangga-tetangga juga pada nyaut, teras mereka terutama yang keramik putih pada kotor semua," imbuhnya.

Keluhan serupa disampaikan warga Kecamatan Cireunghas, Ahmin Supyani. Ia mengaku mendapati debu vulkanik tersebut mengotori teras rumahnya saat waktu subuh.

"Dari tadi malam kerasanya. Pas subuh istri lagi beres-beres rumah lihat abu. Sempat dikira sisa kebakaran kemarin dekat rumah, tapi pas dicek teksturnya kesat dan kasar, kayak abu vulkanik," ujar Ahmin seraya menyebut dirinya sempat memotret sisa debu tersebut meski hasilnya kurang begitu jelas.

Menurut Ahmin, lapisan abu tipis tersebut menempel merata di lantai luar seperti sisa percikan gerimis. "Di teras itu kayak yang ditabur (diawurkeun), hampir merata di rumah-rumah warga sekitar sini," tambahnya.

Di grup informasi bencana, Daeng Sutisna Manajer Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi membenarkan kabar tersebut.