"Cidahu terlihat debu turun ketika pakai senter, Cibadak pengendara mulai merasakan perih di mata. Ijin menyampaikan abunya sampai ke beberapa wilayah di Kabupaten Sukabumi," ungkapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Sukabumi, Eki Radiana, membenarkan bahwa pihaknya belum mengeluarkan surat edaran atau imbauan resmi kepada masyarakat terkait sebaran abu vulkanik ini.

Eki menjelaskan, penerbitan imbauan resmi kebencanaan tersebut memerlukan koordinasi dan arahan langsung dari pimpinan daerah, dalam hal ini Bupati Sukabumi.

"Belum, belum (mengeluarkan imbauan). Nanti siang mungkin, mudah-mudahan. Soalnya kan itu harus Pak Bupati ya," kata Eki saat dihubungi.Ia menambahkan, saat ini jajaran pimpinan daerah sedang menghadiri agenda kedinasan di wilayah selatan Sukabumi.

"Lagi ada acara di sini, di Jampang Tengah bersama Pak Wakasal," pungkasnya.