NADIKABAR.COM — Pemerintah Aceh melalui perusahaan daerah (Perseroda) PT Pembangunan Aceh (PEMA) menyepakati kerja sama investasi dengan dua perusahaan asing asal Malaysia untuk pengembangan sektor agroindustri hingga energi terbarukan.

"Kita hari ini butuh investor, butuh ada yang membantu bangun Aceh di segala sektor," kata Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Taufik, di Banda Aceh, Selasa.

Pernyataan itu disampaikan Sekda Aceh usai pelaksanaan penandatanganan kerja sama investasi dalam forum Aceh Economic Development Forum 2026, di Banda Aceh.

Adapun dua perusahaan Malaysia yang menjalin kerja sama investasi tersebut yakni Kedah Agro Ausin Berhad untuk pengembangan agroindustri, perdagangan, agrowisata, logistik, teknologi, peternakan dan sumber daya manusia.

Kemudian, Tigallapan Investama, kerja sama yang dijalin terkait joint study potensi pengembangan energi terbarukan.

Selain dengan dua perusahaan Malaysia, dalam momen tersebut juga ditandatangani kerja sama dengan tiga perusahaan dalam negeri, yakni bersama PT Citaglobal untuk joint study potensi pengembangan energi dan bahan bakar berkelanjutan.