NADIKABAR.COM — Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan dirinya telah berbicara via telepon dengan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu soal percobaan pembajakan terhadap penerbangan maskapai flydubai tujuan Israel.

Insiden yang melanda pesawat flydubai, dengan nomor penerbangan FZ 1703 itu, berawal ketika kapten pilot penerbangan, Smit Machchhar asal India, tiba-tiba ditikam oleh kopilot yang menerbangkan pesawat bersamanya pada Rabu (30/9) waktu setempat.

Pergumulan antara pilot dan kopilotnya ini sempat membuat pesawat menukik tajam hingga ketinggiannya turun hampir 14.000 kaki (4,267 meter) dalam waktu kurang dari 30 detik.

Machchhar ditemukan berlumuran darah dan tergeletak di lantai ketika dia berhasil menekan tombol pembuka pintu kokpit dari dalam. Hal itu yang memungkinkan para penumpang dan awak pesawat melumpuhkan kopilot, yang diduga berupaya melakukan pembajakan terhadap pesawat yang membawa 174 orang tersebut.

Dua pilot flydubai lainnya yang juga ada di dalam pesawat, kemudian mendaratkan pesawat itu secara darurat di Tabuk, Arab Saudi, setelah penerbangan tujuan Israel itu dialihkan. Para penumpang dalam penerbangan itu, sebagian besar warga Israel, telah tiba di Israel dengan selamat pada Rabu (30/9) waktu setempat.