Trump dalam komentarnya, seperti dilansir AFP dan Anadolu Agency, Kamis (1/10/2026), menilai kopilot yang menikam kapten pilot penerbangan itu dan mencoba membajak pesawat itu sebagai "teroris" atau orang yang "tidak waras".

"Saya sudah berbicara panjang lebar dengan Bibi Netanyahu mengenai peristiwa ini, dan tampaknya kopilot itu mungkin seorang teroris atau mungkin orang yang tidak waras, dan dia menikam pilotnya," kata Trump saat berbicara kepada wartawan di Ruang Oval Gedung Putih pada Rabu (30/9) waktu AS.

Trump menyebut insiden itu sebagai "kisah yang luar biasa".

Ada 4 Warga AS di Dalam Flydubai yang Hampir Dibajak

Departemen Luar Negeri AS, dalam pernyataan terpisah, mengonfirmasi pada Rabu (30/9) bahwa empat warga negara AS ada di dalam penerbangan flydubai rute Dubai-Tel Aviv tersebut, yang dialihkan ke Arab Saudi dan mendarat darurat di Bandara Tabuk.