Para sahabat memiliki kebiasaan jika menghadiri majelis Nabi SAW, mereka akan langsung duduk di barisan atau tempat paling belakang yang masih kosong tanpa mengganggu jemaah lain.
"Tidak halal bagi seseorang memisahkan di tim redaksi dua orang (dari tempat duduk keduanya), kecuali dengan izin mereka berdua." (HR. Abu Daud dan Tirmidzi)
"Allah melaknat atas lisan Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam kepada orang yang duduk di tengah lingkaran (kumpulan orang)." (HR. Tirmidzi)
Merujuk buku Kumpulan Doa dan Zikir Nabawi karya Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dan kitab Riyadhus Shalihin oleh Imam Nawawi, Rasulullah SAW biasa membaca doa ini saat hendak meninggalkan majelis.:
سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ
Latin: Subhanakallahumma wa bihamdika, asyhadu alla ilaha illa anta, astaghfiruka wa atubu ilaik.
Artinya: "Maha Suci Engkau, ya Allah, dan dengan memuji-Mu, aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Engkau, aku memohon ampunan kepada-Mu dan bertobat kepada-Mu." (HR. Abu Daud)