Rencana pengembangan infrastruktur tersebut disambut positif oleh manajemen PT SMI yang menilai kebutuhan Badung sangat tinggi seiring pertumbuhan ekonomi. PT SMI menyatakan keterbukaannya untuk mendiskusikan skema pembiayaan yang sesuai dengan kapasitas fiskal daerah yang tergolong kuat.

"Kami melihat Kabupaten Badung memiliki kebutuhan infrastruktur yang cukup besar seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan aktivitas pariwisata. PT SMI terbuka untuk mendiskusikan skema pembiayaan yang sesuai dengan karakter proyek, kemampuan fiskal daerah, serta prinsip kehati-hatian dalam pembiayaan publik," kata Kepala Divisi Pembiayaan Publik PT SMI, Adri Asmoro LP.

Guna menindaklanjuti rencana pinjaman tersebut, BUMN pembiayaan ini meminta Pemkab Badung segera melengkapi persyaratan administrasi. Pemkab Badung diminta melakukan pematangan kajian teknis, regulasi hingga kelayakan investasi sebelum melangkah ke tahapan pelaksanaan proyek.