NADIKABAR.COM — Adidas mengajukan gugatan terhadap merek fesyen populer asal Australia, White Fox Boutique. Adidas menuduh White Fox menjual dan mempromosikan pakaian dengan desain yang sangat mirip dengan desain tiga garis legendarisnya.

White Fox merilis beberapa artikel fesyen dengan desain empat garis yang menurut Adidas sangat mirip dan dapat menyesatkan konsumen jika dibandingkan dengan desain tiga garis miliknya

Minggu (11/10/2026), laporan media lokal Australia 7News menyebutkan dalam dokumen gugatan yang didaftarkan di Pengadilan Federal Australia pada 18 September 2026, Adidas menyatakan telah berulang kali meminta White Fox untuk menghentikan penjualan pakaian tersebut sepanjang tahun 2026, namun semua permintaan itu ditolak.

White Fox berbasis di Sydney, diluncurkan pada tahun 2013. Merek tersebut cukup populer di kalangan remaja dan kaum muda berusia 20-an di Australia, Amerika Serikat, dan Inggris saat ini. White Fox memiliki lebih dari 2,7 juta pengikut di Instagram.