NADIKABAR.COM — Menteri Luar Negeri (Menlu) Kuba Bruno Rodriguez menuding Pemerintah AS menyebarkan kebohongan selama sidang Majelis Umum PBB terkait Kuba dan berusaha membenarkan tekanan ekonomi terhadap negara kepulauan tersebut.
Tudingan tersebut disampaikan Rodriguez setelah terjadi pertukaran pendapat yang memanas antara delegasi Kuba dan AS di Sidang Majelis Umum PBB terkait Kuba pada Selasa (27/10).
"Pemerintah AS secara terang-terangan dan terus-menerus berbohong di Majelis Umum PBB. Pernyataan mereka hari ini adalah bagian dari sensasi media, rangkaian ancaman, dan kampanye pemilu, upaya yang menuntut sumber daya finansial dan keuangan yang besar dari Pemerintah AS," kata Rodriguez di platform X.
Dia menambahkan AS menggunakan "kebohongan kasar" dalam upaya terbaru mereka untuk membenarkan agresi ekonomi dan blokade energi jahat terhadap Kuba.
"Tidak ada pembenaran sama sekali untuk mempertahankan hukuman kolektif yang mereka berikan kepada rakyat Kuba," tegas Menlu Rodriguez.