Untuk diketahui, Kuba menghadapi krisis energi parah sejak 2022 akibat kelangkaan bahan bakar dan penurunan kondisi pembangkit listrik tenaga termal.

Situasi di Kuba semakin buruk pada 2026 dengan berhentinya pengiriman minyak dari Venezuela dan keputusan AS menjatuhkan tarif bagi setiap negara yang masih memasok minyak untuk negara pulau itu.

Sejak awal tahun ini, Kuba hanya menerima satu kali pengiriman minyak dari kapal tanker Rusia yang membawa 100.000 ton minyak.

Penerjemah: Nabil Ihsan