NADIKABAR.COM — Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto, mengatakan ada sekitar 73 ribu aduan terkait layanan publik. Keluhan paling banyak menyangkut kondisi dan kualitas jalan di berbagai daerah.
Ia mengatakan partisipasi masyarakat melalui platform pengaduan terus meningkat. Pada 2021, laporan yang masuk melalui kanal SP4N-LAPOR! tercatat sekitar 33 ribu aduan.
Tindak lanjut atas pengaduan masyarakat juga kini diklaim lebih cepat, dari sebelumnya 30 hari menjadi sekitar 4 hari. Aduan yang masuk paling banyak berkaitan dengan infrastruktur jalan, ketertiban umum, lingkungan hidup, kependudukan, hingga hak kerja.
Menurutnya, penyelesaian pengaduan tidak bisa dilakukan secara insidental karena banyak laporan yang membutuhkan penanganan lebih lanjut dan tidak bersifat kasus khusus.
"Infrastruktur jalanan ini kan tentang perencanaan, tentang penganggaran, tentang desain, dan lain-lain. Ketentraman dan ketertiban umum bukan hanya sekadar kasuistis, tapi ini membutuhkan satu sistem kolaboratif. Jadi saya kira isu besar hari ini adalah bagaimana kita bersinergi untuk menguatkan sistem ini," ucap Bima dalam sambutannya di Kementerian PAN-RB, Jakarta Selatan, Selasa (29/9/2026).