Setelah ditelusuri, kendaraan itu ternyata terkait status pekerjaan sebagai pengemudi dan pencatatan STNK atas nama yang bersangkutan. Dalam kasus lain, KTP warga disebut dipinjam untuk mencatat kepemilikan kendaraan.

Masalah semacam itu menunjukkan kelemahan mendasar apabila data administratif dianggap sebagai cermin sempurna kondisi sosial. Sebuah NIK memang menunjukkan identitas seseorang. Sebuah STNK menunjukkan nama pemilik yang tercatat.

Namun, keduanya belum tentu menjelaskan siapa yang sesungguhnya menikmati aset, siapa yang menanggung biaya hidup, dan bagaimana kemampuan ekonomi sebuah keluarga.