Sementara itu, CEO Smart Batik Indonesia Miftahudin Nur Ihsan mengatakan pihaknya mulai mengembangkan formulasi malam berbahan sawit untuk batik tulis pada akhir 2023.

β€œJadi kami memperoleh bahan baku dari beberapa perusahaan sawit, tapi memang sudah dalam bentuk packing,” katanya.

Menurut dia, malam berbahan sawit memiliki sejumlah keunggulan, antara lain aroma yang dihasilkan saat dipanaskan tidak terlalu menyengat dan lebih mudah digunakan dalam proses membatik.

Meski menggunakan bahan berbeda, ia mengatakan hasil akhir batik berbahan malam sawit tidak terlalu berbeda dari batik yang menggunakan malam konvensional.

β€œKalau dari sisi kualitas dibandingkan dengan batik yang pada umumnya, sebenarnya kalau di hasil akhir itu tidak terlalu berbeda. Karena memang yang kita pakai itu kan sebenarnya di proses pembuatan,” ujarnya.