“Melalui kajian sosiologi, antropologi, dan pemetaan partisipatif, kami berharap dapat membantu mempertemukan pandangan para pihak serta merumuskan penyelesaian yang sesuai dengan kondisi di lapangan,” ujar Sri Indarti.

Selain kajian lahan, kolaborasi Agrinas Palma dan Universitas Riau akan diarahkan pada penelitian dan inovasi untuk meningkatkan produktivitas perkebunan, pengembangan agroindustri, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta penguatan tata kelola perkebunan berkelanjutan.

Agrinas Palma menilai kerja sama dengan perguruan tinggi merupakan bagian dari upaya membangun pengelolaan perkebunan berbasis pengetahuan dan bukti, sehingga hasil penelitian dapat diterapkan menjadi rekomendasi maupun praktik yang memberikan manfaat bagi perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Melalui kemitraan tersebut, kedua pihak mendorong pengelolaan perkebunan yang mampu mempertemukan produktivitas, keberlanjutan, tata kelola lahan, dan kepentingan masyarakat.