NADIKABAR.COM β PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) menyebutkan sebanyak 1.081 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah beroperasi dengan nilai transaksi pada Selasa diperkirakan sekitar Rp31 miliar.
βSekarang kalau enggak salah transaksi (per) hari ini Rp31 miliar,β kata Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota usai Rapat Koordinasi KDKMP di Jakarta, Selasa.
Joao menjelaskan nilai transaksi tersebut berasal dari 1.081 KDKMP yang telah menjalankan kegiatan operasional sejak 30 Mei 2026, termasuk 1.061 KDKMP yang diresmikan Presiden Prabowo pada 16 Mei 2026.
Namun, ia tidak merinci besaran keuntungan atau laba yang telah dibukukan koperasi tersebut. Angka Rp31 miliar yang disampaikan Joao merupakan nilai transaksi, bukan laba.
Joao juga menegaskan 1.081 KDKMP tersebut bukan koperasi yang baru ditargetkan beroperasi mulai 1 Oktober 2026, melainkan telah menjalankan kegiatan sebelumnya.
Menurut dia, KDKMP yang telah beroperasi menjadi tempat pelayanan berbagai kebutuhan masyarakat di wilayah masing-masing.
βFungsinya itu tempat berkumpulnya orang-orang untuk melayani kepentingan masyarakat di situ,β ujar Joao.
Pengaturan jam kerja dan pembagian giliran atau shift di masing-masing KDKMP, lanjut dia, menjadi kewenangan pengurus koperasi.
Agrinas, kata Joao, berperan menyiapkan sistem untuk mendukung kegiatan operasional koperasi tersebut.
βAda shift-nya. Nanti tinggal bagaimana pengurus koperasi desa itu mengatur shift-nya, kan mereka yang punya. Kita hanya menyiapkan sistem,β ucapnya.
Ia menambahkan KDKMP tidak beroperasi selama 24 jam. Namun, ia tidak merinci secara detail jam operasional yang berlaku.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto meresmikan operasionalisasi 1.061 KDKMP di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada 16 Mei 2026.
Sebanyak 530 koperasi berada di tujuh kabupaten di Jawa Timur dan 531 koperasi di delapan kabupaten/kota di Jawa Tengah.
Kementerian Koperasi selanjutnya menargetkan 17.288 KDKMP dapat mulai beroperasi setelah melalui proses verifikasi dan validasi, reviu, serah terima, serta penempatan manajer, dengan target 30.000 koperasi beroperasi hingga akhir 2026.