"(Nitrosamin) diketahui memicu peradangan dan stres oksidatif, dua proses biologis yang sangat terkait dengan kerusakan ginjal dan fibrosis," katanya.
Fosfor sebenarnya bukan zat gizi yang buruk. Mineral ini justru dibutuhkan tubuh untuk menjaga kesehatan tulang dan sel. Namun, pada orang yang mengalami penyakit ginjal, tubuh tidak dapat membuang fosfor dengan baik.
Jadi, zat tambahan fosfor dalam daging merah olahan bisa menambah beban ginjal.
"Zat tambahan fosfor dalam makanan olahan dan kemasan-terutama daging-memiliki bioavailabilitas tinggi, artinya tubuh menyerapnya jauh lebih mudah daripada fosfor alami yang ditemukan dalam makanan utuh," tambahnya.
Daging merah olahan dapat meningkatkan beban asam yang harus diimbangi oleh tubuh. Menurut Annamarie, pola makan dengan konsumsi daging olahan yang tinggi dapat memengaruhi keseimbangan asam-basa, terutama pada orang dengan fungsi ginjal yang sudah terganggu.
"Peningkatan keasaman merupakan penyebab sekaligus konsekuensi dari penyakit ginjal," katanya.
Karena itu, konsumsi daging merah olahan sebaiknya dibatasi. Pilih sumber protein yang lebih beragam, baik dari sumber nabati maupun hewani tanpa lemak berlebih, serta pastikan kebutuhan cairan tercukupi.