NADIKABAR.COM — Banyak orang tidak menyadari bahwa dirinya berisiko mengalami penyakit ginjal. Menurut ahli gizi Annamarie Rodriguez, MS, RDN, kesehatan ginjal dipengaruhi oleh berbagai faktor, beberapa di antaranya masih dapat dikendalikan melalui pola hidup sehari-hari.

"Strategi diet atau nutrisi sering kali merupakan faktor-faktor yang bisa dikendalikan," kata Annamarie.

Berbagai jenis makanan dapat berdampak pada kesehatan ginjal jika dikonsumsi berlebihan dalam jangka panjang. Salah satu yang menjadi sorotan adalah daging merah olahan. Sejumlah penelitian menunjukkan konsumsi daging merah olahan berkaitan dengan peningkatan risiko penyakit ginjal.

Berikut beberapa alasan mengapa konsumsi daging merah olahan perlu dibatasi untuk menjaga kesehatan ginjal.

Daging merah olahan termasuk salah satu jenis protein dengan kandungan lemak jenuh yang tinggi. Satu buah sosis, misalnya, mengandung sekitar 2 gram lemak jenuh, setara dengan 15 persen dari batas yang direkomendasikan oleh American Heart Association.

Menurut ahli gizi kesehatan ginjal Jessica Clancy-Strawn, MA, lemak jenuh dalam daging merah olahan berkontribusi pada resistensi insulin.

"Ketika tubuh menjadi kurang responsif terhadap insulin, peradangan metabolik meningkat, sehingga memberi tekanan pada seluruh sistem pembuluh darah-termasuk glomerulus dan tubulus halus yang bertanggung jawab untuk penyaringan di ginjal," kata Jessica.