NADIKABAR.COM — "Tadi sudah kita rapatkan secara singkat dengan Walikota dan stakeholder, jangan sampai terulang kembali dan kita utamakan keselamatan warga," kata Luthfi, dalam keterangan tertulis, Sabtu (5/9/2026).
Luthfi menjelaskan penanganan kebakaran di TPA Putri Cempo harus dilakukan secara komprehensif. Mulai dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng, Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta, TNI, dan Polri.
Berdasarkan informasi mutakhir, area yang terdampak atas kebakaran tersebut sekitar 4,4 hektare. Hingga hari ketiga ini, masih terdapat bara api di dalam timbulan sampah.
Pemadaman bara terus diupayakan oleh dinas pemadam kebakaran Kota Surakarta dan daerah sekitarnya. Polri juga mengerahkan 2 unit water canon, serta helikopter untuk water bombing.