"Wartawan adalah pejuang. Kenapa wartawan disebut seorang pejuang ? Yang dilakukan oleh wartawan sama dengan yang dilakukan oleh kami semua sebagai seorang anggota MPR. Dia memperjuangkan kebenaran, dia memperjuangkan kemuliaan, dan dia berjuang untuk bangsa dan negaranya," tegasnya.
Muzani menambahkan perjuangan wartawan dan anggota parlemen memang dilakukan dalam ruang lingkup yang berbeda. Namun, keduanya memiliki tujuan yang sama dalam memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.
"Atas nama pimpinan Majelis, saya mengucapkan banyak terima kasih kepada semua wartawan yang ada di Senayan, yang terus bersama kami dalam memberitakan, dalam menyuarakan, dalam menyampaikan berbagai macam berita yang bersumber dari MPR," pungkasnya.
Selain Ahmad Muzani, acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Ketua MPR RI Bambang Wuryanto, Plt. Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah, Deputi Bidang Administrasi MPR RI Heri Herawan, Ketua Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) Ariawan, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI Sodik Mudjahid, para pejabat Eselon II dan pegawai Sekretariat Jenderal MPR RI.
Sebagai tambahan, Media Gathering MPR Tahun 2026 ini diikuti oleh lebih dari 70 media yang tergabung dalam Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP). Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, membangun komunikasi yang semakin baik, serta memperkuat sinergi dalam mendukung komunikasi dan penyebaran informasi MPR RI kepada masyarakat.