Pihak kepolisian mempertanyakan keterlambatan pemberitahuan dari Anthropic, mengingat laporan palsu tersebut berkaitan dengan penyelidikan kasus pembunuhan.

Anthropic menjelaskan bahwa insiden terjadi ketika perusahaan sedang menguji kemampuan model AI untuk menjalankan tugas secara otomatis melalui internet.

Dalam pengujian tersebut, AI memiliki kemampuan membuka situs web, mencari informasi, dan berinteraksi dengan layanan daring, termasuk mengisi formulir.

Perusahaan menyatakan pengiriman laporan palsu itu bukan tindakan yang diharapkan dari model AI.