Doustdar mengatakan penggunaan AI diharapkan dapat meningkatkan produktivitas penelitian dan memperpendek proses dari penelitian hingga pengembangan produk.

"Lebih dari itu, teknologi AI juga dapat membuka peluang ilmiah yang benar-benar baru serta membantu kami memahami biologi manusia dan mekanisme kerja obat dengan lebih baik," ujarnya.

Sebagai tahap awal, Novo Nordisk akan menguji Claude Science dalam sejumlah alur kerja penelitian dan pengembangan serta menggunakannya untuk menangani persoalan ilmiah tertentu.

Co-Founder dan CEO Anthropic Dario Amodei mengatakan perkembangan AI dapat membantu mempercepat penelitian di bidang biologi dan medis.