NADIKABAR.COM — Harapan petani Subak Abian Samuh, Desa Adat Paleg Kaje, Kecamatan Kubu, Karangasem, untuk tetap bercocok tanam saat musim kemarau mulai terwujud. Keinginan mereka terwujud setelah air mulai mengalir ke kawasan subak sejak Juni 2026. Walhasil, sekitar 20 hektare (Ha) lahan pertanian bisa ditanami hingga berhasil panen bawang merah.
Panen bawang merah di Subak Abian Samuh berlangsung pada Senin (31/8/2026). Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata (Gus Par), hadir dalam kesempatan itu. Gus Par hadir sekaligus melihat langsung kondisi lahan pertanian serta manfaat air yang telah mengairi kawasan Subak Abian Samuh.
"Waktu bulan April saya datang, petani menyampaikan bahwa kendala utamanya adalah air. Saya sampaikan, bagaimana caranya supaya musim kemarau tetap bisa menanam. Puji syukur, mulai Juni air sudah bisa mengalir dan hari ini kita melihat sendiri hasilnya," kata Gus Par, Senin (31/8/2026).
Ketersediaan air, tutur Gus Par, menjadi salah satu kunci untuk menjaga produktivitas lahan pertanian. Ketersediaan air membuat petani memiliki peluang memperpanjang masa tanam tanpa harus menunggu datangnya musim hujan.