Untuk memastikan air dapat mengalir dan bertahan di dalam jaringan kanal, sedikitnya sembilan tempat sekat kanal dan tujuh lokasi gorong-gorong disiapkan di sepanjang jalur pembasahan.
Sistem tersebut diperkuat satu mesin pompa induk dan dua mesin pompa pendorong. Sebanyak dua embung juga disiapkan di lokasi pompa pendorong untuk membantu mendistribusikan air menuju kawasan gambut yang membutuhkan pembasahan.
Pembangunan jaringan dilakukan secara bertahap, mulai dari survei dan pengukuran, perizinan serta koordinasi, pemasangan mesin di tepi sungai, penyiapan embung dan sekat kanal hingga pembersihan kanal.
"Jaringan tersebut dirancang untuk menghubungkan sumber air Sungai Pawan dengan kawasan gambut yang terdampak kebakaran. Dari dokumentasi udara, jalur pengaliran memperlihatkan bentangan kanal yang membawa air dari sungai menuju kawasan gambut," kata Yanti.