Pembasahan menjadi penting karena kebakaran pada ekosistem gambut tidak hanya berdampak pada vegetasi di permukaan. Api juga dapat merusak struktur gambut di dalam tanah dan menimbulkan dampak ekologis jangka panjang.
Selain mengurangi risiko kebakaran kembali, air yang dialirkan diharapkan mampu meningkatkan kelembapan gambut dan mempertahankan ketersediaan air pada kawasan yang telah terdampak kebakaran.
Keterlibatan MPA, masyarakat, pemerintah desa, perusahaan dan instansi terkait dalam pembangunan jaringan tersebut menunjukkan bahwa pengendalian kebakaran gambut tidak hanya mengandalkan pemadaman saat api muncul, tetapi juga dilakukan melalui upaya menjaga kondisi lahan agar tidak mudah terbakar kembali.
"Pembasahan gambut di Desa Sungai Pelang dan Desa Sungai Besar itu sekaligus menjadi langkah kolaboratif untuk menjaga ekosistem gambut dan melindungi kawasan yang menjadi ruang hidup masyarakat dari ancaman kebakaran berulang," katanya.