"Sejak saat itu, kami telah menyediakan lebih dari 1,6 juta malam tempat menginap gratis bagi mereka yang mengalami krisis. Kini, setiap kali seseorang memesan penginapan di Airbnb, ia turut membantu orang lain mendapatkan tempat menginap saat mereka membutuhkannya. Itulah Airbnb dalam wujud terbaiknya," lanjutnya.
Model pendanaan baru ini tidak akan menaikkan biaya yang dibayar tamu atau mengurangi bayaran masuk tuan rumah. Tamu dan tuan rumah tidak perlu ikut serta atau melakukan tindakan khusus.
Tahun ini, Airbnb.org telah menyediakan tempat menginap sementara gratis sebagai respons terhadap lebih dari 200 bencana, dibandingkan dengan hanya delapan bencana pada tahun 2023.
Pada saat yang sama, Airbnb.org memperluas cakupan kegiatannya dari respons bencana ke situasi lainnya yang juga membutuhkan penginapan sementara gratis demi mendapatkan rasa nyaman dan stabil.
Dana sebesar USD 500 juta atau sekitar Rp9 triliun dari Airbnb dan donasi tambahan akan membantu Airbnb.org memperluas kegiatannya agar mencakup berbagai sektor sosial. Bantuan tersebut diarahkan bagi tiga kelompok utama yang membutuhkan tempat tinggal darurat, di antaranya:
1. Keluarga yang bepergian untuk perawatan medis
Pada akhir tahun 2026, Airbnb.org akan membantu keluarga yang bepergian untuk perawatan medis di lebih dari 20 negara, melalui kemitraan dengan Leukaemia Foundation of Australia, Instituto Beaba di Brasil, B.C. Friends of Children di Kanada, FundaciΓ³n Xana di Spanyol, dan Children's Miracle Network di Amerika Serikat.