NADIKABAR.COM — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah jatuh sangat dalam hari ini. Pada sesi I, IHSG sudah jatuh 10,76% ke level 5.233, sedangkan nilai tukar rupiah kembali tembus ke level 18.000 per dolar Amerika Serikat (AS).
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan jatuhnya indeks saham Garuda dan nilai tukar rupiah dipengaruhi oleh laporan MSCI terkait status pasar modal Indonesia yang kini berpotensi turun kelas dari Emerging Market menjadi Standalone Market.
Menurutnya, pengumuman dari MSCI tersebut terbilang lebih cepat dari perkiraan atau ekspektasi awal pemerintah. Sebab pada awalnya lembaga penyedia indeks saham itu menjanjikan pengumuman laporan terkait pasar modal Indonesia pada November nanti, bukan bulan ini.