NADIKABAR.COM β€” Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menargetkan biaya logistik nasional dapat ditekan hingga 10 persen guna meningkatkan efisiensi perekonomian di tengah ketidakpastian global.

Sementara saat ini, biaya logistik Indonesia masih berada di kisaran 14 persen.

β€œKita ketahui logistik angkanya sekitar 14 persen, kalau kita targetkan 10 persen saja, maka itu akan perbaikan terhadap perekonomian nasional yang deltanya 4 persen. Jadi itu mungkin salah satu low hanging fruit yang harus kita kejar,” ujar Airlangga dalam acara ANTARA Business Forum (ABF) 2026 di Jakarta, Rabu.

Airlangga menjelaskan penurunan biaya logistik merupakan salah satu strategi efektif dalam memperbaiki efisiensi perekonomian nasional. Sebab, persaingan logistik menjadi kian penting di tengah situasi global yang masih menghadapi ketidakpastian.

Selain menekan biaya logistik, strategi lain yang bisa ditempuh pemerintah yakni dengan menarik lebih banyak investasi.

Menko Airlangga menuturkan pertumbuhan investasi perlu lebih cepat dibandingkan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) karena investasi dapat menciptakan lapangan kerja, menghemat devisa, sekaligus meningkatkan ekspor.

"Investasi itu menciptakan lapangan pekerjaan dan juga menghemat devisa dan juga meningkatkan ekspor. Jadi inilah yang diharapkan menjadi penunjang utama perekonomian," ujar Airlangga.

Di samping itu, pemerintah juga perlu terus mendorong peningkatan nilai tambah ekspor. Dalam upaya tersebut, efisiensi logistik menjadi salah satu faktor yang berperan dalam memperkuat daya saing produk Indonesia di pasar global.

Airlangga mengatakan pemerintah juga terus memperkuat konektivitas sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi perekonomian nasional.

Peningkatan efisiensi diperlukan agar Indonesia memiliki daya saing yang lebih kuat dalam menghadapi persaingan global.

"Nilai tambah daripada ekspor harus terus meningkat dan sekali lagi peran logistik menjadi penting dan dalam persaingan secara global efisiensi 4 persen itu nilainya sangat signifikan," kata dia.