NADIKABAR.COM — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan sentimen imbas pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI) tidak berdampak langsung pada investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Menurutnya, MSCI hanya berkaitan dengan tata kelola di pasar modal.
"MSCI tidak berkait dengan KEK karena itu hanya untuk terkait dengan governance di capital market," ujar Airlangga di Gedung AA Maramis, Jakarta Pusat, Rabu (21/10/2026).
Saat ini realisasi investasi di KEK mencapai Rp 46 triliun pada Januari hingga September 2026. Nilai ini baru setara 67% dari target investasi pada 2026 sebesar Rp 69,1 triliun. Kendati begitu, Airlangga optimistis target investasi bisa tercapai pada akhir 2026.