Dia menjelaskan kondisi ekonomi dunia masih bergejolak, antara lain dipengaruhi perkembangan di Amerika Serikat dan Eropa.
Meski demikian, Suahasil menyebut kondisi makroekonomi Indonesia dan transaksi di masyarakat masih menunjukkan ketahanan.
"Kami melaporkan kepada Bapak Presiden kondisi ekonomi makro Indonesia masih sangat resilien. Kondisi transaksi di masyarakat juga masih sangat resilien. Jadi, kita akan terus menjaga stabilitas ke depan dan tetap mendorong pertumbuhan," kata Suahasil.
Dia menambahkan Kementerian Keuangan juga akan terus melakukan penelaahan dan efisiensi anggaran untuk pelaksanaan APBN hingga akhir tahun ini.