Ia menjelaskan harga pembelian pemerintah untuk BBM nonsubsidi saat ini berada di kisaran 90 dolar per barel ketika harga minyak berada di bawah 100 dollar per barel. Dengan kondisi ini, Menko menilai harga BBM bersubsidi masih dapat dipertahankan hingga akhir tahun.
"Alhamdulillah untuk Indonesia transmisi ini masih bisa diredam oleh buffer APBN kita. Sehingga kalau harga minyak di bawah 100 (dolar AS per barel), sekarang harga pembelian pemerintah khusus yang non-subsidi itu di bawah 100 dolar AS per barel, sekitar 90-an dolar AS. Ini sampai akhir tahun kita masih bisa pertahankan, tidak ada perubahan kenaikan harga, terutama BBM bersubsidi," ujar Airlangga.
Diberitakan sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan pemerintah terus menyiapkan stok BBM, khususnya subsidi, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
"Kami, pemerintah akan menyiapkan stok kebutuhan masyarakat, khususnya terkait dengan BBM subsidi," ujar Menteri ESDM Bahlil dalam keterangannya usai mengikuti Rapat Paripurna Dewan Energi Nasional (DEN) yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (17/9).