NADIKABAR.COM β Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan dampak kasus penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto kepada perekonomian nasional lebih bersifat sentimental daripada fundamental.
Menurut Airlangga, dalam perspektif ekonomi, kasus penyadapan itu berpotensi memengaruhi psikologis para pelaku pasar dalam mempersepsikan perekonomian Indonesia.
βTentu sangat disayangkan, ya, terhadap penyadapan. Akibatnya adalah bukan dari segi fundamental, tapi dari sentimental. Karena ekonomi kan faktor psikologis itu juga memengaruhi,β kata Airlangga saat dikonfirmasi wartawan di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat.
Meski begitu, Airlangga menilai Polri telah mengambil langkah yang tepat dalam menangani kasus penyadapan tersebut, sehingga diharapkan bisa memulihkan risiko persepsi negatif terhadap ekonomi Indonesia.