NADIKABAR.COM — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengaku heran dengan pengumuman mendadak yang dikeluarkan oleh penyedia indeks saham global, MSCI, terkait status pasar modal Indonesia hari ini. Sebab pengumuman ini jauh lebih cepat dari perkiraan awal pemerintah.
Untuk diketahui, MSCI mengumumkan usulan perubahan klasifikasi pasar saham Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market. Hal ini terjadi karena akibat kekhawatiran berkelanjutan terkait aksesibilitas investasi dan tata kelola pasar saham Indonesia.
Rencana penurunan tersebut masih dalam tahap konsultasi dengan pelaku pasar dan keputusan final akan diumumkan paling lambat pada 30 Juni 2027.
"Pengumuman MSCI itu merupakan suatu hal yang katakanlah lebih cepat daripada ekspektasi. Kan sebetulnya mereka menjanjikannya di bulan November, tapi ini di Oktober," kata Airlangga saat ditemui di kantornya, Jakarta Pusat, Jumat (16/10/2026).