Selain itu, kolaborasi tersebut juga mengedepankan keselamatan dan efisiensi lalu lintas penerbangan nasional sebagai prioritas. Kerja sama tersebut memperkuat konektivitas layanan navigasi penerbangan nasional Indonesia dengan Singapura.

"Pertukaran data surveillance memungkinkan kedua pihak memiliki situational awarenessatau pemahaman terhadap kondisi lalu lintas udara yang lebih baik dan mendukung koordinasi pelayanan lalu lintas udara secara lebih efektif," bebernya.

Dia menambahkan keberadaan infrastruktur ADS-B AirNav Indonesia di Natuna dan Matak menjadi bagian penting dalam mendukung kolaborasi tersebut.

Infrastruktur di kedua lokasi tersebut merupakan bagian dari upaya AirNav Indonesia memastikan tersedianya layanan surveillance yang andal di wilayah kerjanya.

"Kolaborasi dengan CAAS juga menjadi bagian dari penguatan layanan navigasi penerbangan Indonesia yang terhubung dengan sistem penerbangan regional," katanya.

Kerja sama AirNav Indonesia dan CAAS tidak hanya mencakup pertukaran data ADS-B, tetapi juga pengaturan dukungan komunikasi operasional serta aspek teknis dan pemeliharaan yang diperlukan untuk menjaga keberlangsungan layanan.