Menurut Michael, masih terdapat kewajiban Aisar yang belum diselesaikan kepada kliennya dengan nilai sekitar Rp 5,7 miliar.
Sebagai bagian dari upaya penyelesaian kewajiban tersebut, Aisar disebut menawarkan untuk melakukan pekerjaan secara langsung melalui kehadiran di sejumlah acara yang diselenggarakan pihak klien.
"Aisar dan klien kami itu sudah menandatangani perjanjian investasi. Di perjanjian tersebut, sisa yang belum dibayarkan oleh Aisar sekitar 5,7 miliar, Aisar berjanji kepada klien kami untuk membayar ataupun melakukan pekerjaannya secara live, melalui datang ke event," jelasnya.
Michael menyebut laporan polisi dibuat setelah berbagai upaya penyelesaian secara baik-baik, termasuk somasi dan komunikasi dengan Aisar, tidak membuahkan hasil.