Kompetisi tahun ini memiliki skala terbesar sepanjang sejarahnya, melibatkan 78 negara di lima benua, 9.391 tim, dan 36.000 peserta, menurut keterangan pihak penyelenggara. Selain empat divisi luar negeri yang sebelumnya telah tersedia, kompetisi tahun ini juga menambahkan divisi Oseania. Kompetisi tersebut turut memperkenalkan teknik kerajinan tradisional Tiongkok.
Dalam kompetisi ini, para peserta memperlihatkan nilai dan daya tarik pendidikan vokasi melalui persaingan yang mengedepankan keterampilan tingkat tinggi.
Salah satu agenda utama konferensi adalah peluncuran resmi kerangka standar pendidikan vokasi dunia yang pengembangannya dipimpin dan didorong oleh Tiongkok.