NADIKABAR.COM — ASEAN-Korea Roundtable in Tourism (AKRT) 2026 ditargetkan dapat meningkatkan kerja sama di bidang pariwisata antara negara-negara anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara dengan Republik Korea.
"Salah satu misi utama dari kolaborasi regional ini adalah memperluas pertukaran pariwisata dua arah antara Republik Korea dan negara-negara ASEAN," kata Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata RI Martini M. Paham di Jakarta, Kamis.
"Targetnya adalah meningkatkan jumlah kunjungan dari 13 juta menjadi lebih dari 20 juta orang, sembari menjaga keseimbangan arus perjalanan di seluruh kawasan kita," ia menambahkan.
Target pertemuan AKRT 2026 yang dilaksanakan di Jakarta dari 4 sampai 7 November, menurut dia, selaras dengan transformasi menuju praktik usaha pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan yang sedang dijalankan oleh pemerintah Indonesia.
Pertemuan itu diharapkan bisa menghasilkan rekomendasi yang ditindaklanjuti dengan langkah-langkah konkret untuk meningkatkan kerja sama antara ASEAN dan Korea dalam bidang pariwisata.